Arsenal kembali menunjukkan superioritasnya di panggung Eropa usai menaklukkan tuan rumah Inter Milan dengan skor meyakinkan 3-1 pada laga ketujuh fase grup Liga Champions musim 2025/2026. Pertandingan bergengsi ini digelar di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut semakin menegaskan dominasi The Gunners di fase grup. Klub asal London Utara itu melaju tanpa cela dan kini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi sempurna 21 poin dari tujuh pertandingan. Sebaliknya, Inter harus menerima kenyataan pahit tergelincir ke posisi sembilan dengan 13 poin dan berada dalam tekanan besar menjelang laga pamungkas fase grup.
Babak Pertama: Duel Ketat, Arsenal Lebih Efektif
Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal tampil agresif dengan tekanan tinggi. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-10 ketika Gabriel Jesus membuka keunggulan tim tamu. Penyerang asal Brasil itu sukses memaksimalkan celah di lini belakang Inter dan menaklukkan kiper Yann Sommer.
Inter tak tinggal diam. Dukungan penuh publik Giuseppe Meazza membakar semangat tuan rumah untuk bangkit. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-18 melalui gol indah Petar Sucic yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor imbang 1-1 membuat tempo laga kian meningkat.
Meski mendapat perlawanan sengit, Arsenal tetap tampil disiplin dan terorganisir. Peluang demi peluang diciptakan lewat pergerakan Bukayo Saka dan Eberechi Eze. Keunggulan efektivitas kembali berpihak pada Arsenal saat Gabriel Jesus mencetak gol keduanya pada menit ke-31 melalui sundulan memanfaatkan bola rebound. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Dominasi Arsenal dan Gol Penutup Gyokeres
Memasuki babak kedua, Inter mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun solidnya lini belakang Arsenal membuat Lautaro Martinez dan Marcus Thuram kesulitan menemukan ruang. Sebaliknya, Arsenal justru semakin nyaman mengontrol permainan dengan penguasaan bola yang rapi dan transisi cepat.
Peluang emas sempat didapat Bukayo Saka pada menit ke-56, namun sepakannya masih melebar tipis. Inter juga memiliki beberapa kesempatan melalui sundulan Thuram dan tembakan jarak dekat Francesco Pio Esposito, tetapi belum membuahkan hasil.
Petaka bagi Inter datang pada menit ke-84. Penyerang anyar Arsenal, Viktor Gyokeres, memastikan kemenangan tim tamu lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau Sommer. Gol tersebut sekaligus mematikan harapan Inter untuk setidaknya mencuri satu poin di kandang sendiri.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Arsenal tidak berubah. Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa pasukan Mikel Arteta merupakan salah satu kandidat serius peraih gelar Liga Champions musim ini.
Posisi Klasemen dan Tantangan Selanjutnya
Dengan hasil ini, Arsenal melenggang mantap sebagai pemuncak grup dan hampir pasti menatap fase gugur dengan penuh kepercayaan diri. Sementara itu, Inter Milan harus segera bangkit dan meraih hasil maksimal di laga terakhir jika ingin menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
Kekalahan di kandang sendiri jelas menjadi pukulan telak bagi Nerazzurri, sekaligus pengingat bahwa persaingan di Liga Champions musim ini semakin ketat dan tak memberi ruang bagi kesalahan sekecil apa pun.
Tim Redaksi
