Ternate – Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Polda Maluku Utara terus konsisten mengedepankan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/2) dengan menyasar pusat aktivitas warga di kawasan Pasar Galala.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa hingga hari ke-9 operasi, jajaran kepolisian tetap fokus meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendekatan preemtif dan preventif.
“Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 saat ini telah memasuki hari kesembilan. Kami terus menjaga semangat untuk turun langsung ke lapangan. Sejak pukul 08.00 WIT, personel Satgas Preemtif yang dipimpin Ipda Grace Santri Djawa, S.H., kembali menyasar lokasi keramaian, khususnya Pasar Galala,” ujar Kombes Wahyu.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas masih menemukan sejumlah pengendara yang belum mematuhi aturan keselamatan, terutama tidak menggunakan helm saat berkendara. Menyikapi hal itu, personel memberikan teguran simpatik disertai edukasi secara humanis.
“Evaluasi hingga hari ke-9 ini menunjukkan bahwa edukasi harus terus dimasifkan. Di Pasar Galala, personel membagikan brosur serta menyampaikan imbauan langsung kepada pengendara roda dua dan para pedagang. Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kebutuhan utama, bukan hanya kewajiban saat ada operasi,” jelasnya.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat mendapat respons positif, terutama karena pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif dan komunikatif.
“Kami berharap hingga berakhirnya Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, angka pelanggaran lalu lintas dapat terus ditekan dan budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar di masyarakat Maluku Utara,” tutupnya.
Tim Redaksi
