Momentum Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi warga wilayah barat Kabupaten Pohuwato. Program Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) tidak hanya menyasar umat Muslim, tetapi juga lansia dan penyandang disabilitas dari berbagai latar belakang.
Secara simbolis, BLP3G diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, di lima kecamatan se-Kabupaten Pohuwato, Rabu (4/2/2026).
Salah satu penerima, Emma Balla, lansia 86 tahun asal Desa Kelapa Lima, Kecamatan Popayato Timur, rela berjalan kaki ke kantor camat demi mendapatkan bantuan. Dengan wajah haru, ia menyatakan rasa syukurnya.
“Puji syukur, sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Ayuba Daud (77), warga Desa Maleo, yang baru kali ini namanya tercatat sebagai penerima bantuan.
“Biasanya anak atau menantu saya yang dapat. Sekarang saya sendiri bisa menerima. Sangat bersyukur,” tuturnya.
Camat Popayato Timur, Arifin Isa, mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur. Menurutnya, kehadiran pimpinan hingga wilayah terluar menunjukkan komitmen pemerintah provinsi untuk memperhatikan masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan.
“Semoga program seperti ini terus berlanjut setiap tahun. Beberapa lansia yang tidak bisa hadir tetap akan menerima bantuan melalui pendamping,” jelasnya.
Penyaluran bantuan mencakup Kecamatan Wanggarasi 36 KPM, Lemito 57 KPM, Popayato Timur 69 KPM, Popayato 110 KPM, dan Popayato Barat 59 KPM, dengan total 331 KPM. Setiap paket senilai Rp252.460 berisi 10 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 10 butir telur ayam.
Tim Redaksi
