Halmahera Barat — Ketua DPC Bintang Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Halmahera Barat, Marco Hamisi, S.Pd., M.Pd, menyatakan dukungan penuh terhadap investasi panas bumi Talaga Rano sebagai bagian dari program strategis pemerintah dalam pengembangan energi terbarukan.
Menurut Marco, pengembangan panas bumi di Talaga Rano harus dilihat sebagai langkah maju yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai proyek ini memiliki efek berganda (multiplier effect) yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Investasi panas bumi bukan hanya soal penyediaan energi bersih, tetapi juga tentang membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di Halmahera Barat. Ini momentum yang harus kita kawal bersama,” ujar Marco.
Ia menjelaskan, dari sisi daerah, kehadiran investasi panas bumi berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan aktivitas ekonomi turunan. Selain itu, proyek strategis seperti ini biasanya diikuti percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan hingga jaringan kelistrikan, yang pada akhirnya juga dinikmati masyarakat luas.
Marco juga menyoroti manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai proyek Talaga Rano dapat membuka lapangan kerja bagi tenaga lokal, baik pada tahap konstruksi maupun operasional. Di sisi lain, perputaran ekonomi di sekitar wilayah proyek diyakini akan meningkat melalui tumbuhnya UMKM, jasa transportasi, kuliner, dan usaha penunjang lainnya.
“Yang paling penting, masyarakat menjadi pihak yang merasakan manfaat paling nyata, mulai dari kesempatan kerja, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
BMI Halmahera Barat juga mendorong agar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) benar-benar diarahkan pada kebutuhan riil masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi produktif warga sekitar.
Meski memberikan dukungan penuh, Marco mengingatkan bahwa seluruh proses investasi harus berjalan transparan, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghormati hak dan kearifan lokal masyarakat Talaga Rano.
“Kami mendukung penuh program pemerintah dan investasi ini, tetapi prinsip keberlanjutan dan keberpihakan kepada rakyat tidak boleh ditawar. Investasi harus tumbuh, masyarakat juga harus sejahtera,” pungkasnya.
BMI Halmahera Barat menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal investasi panas bumi Talaga Rano agar benar-benar menjadi motor pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Barat. Tutup Marco.
Redaksi : Titus
