Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Halalbihalal dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di pelataran Masjid Dinkes P2KB, pada Februari 2026.
Mengusung tema “Bersihkan Hati, Tebar Kebaikan, Infak untuk Kesejahteraan Bersama”, acara ini menghadirkan tausiyah dari Ustaz Azis Alie serta diikuti oleh jajaran pimpinan dan seluruh pegawai di lingkungan Dinkes P2KB.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan bahwa momentum Halalbihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana introspeksi dan penyucian diri menjelang Ramadan. Ia mengajak seluruh pegawai untuk saling memaafkan dan membersihkan hati, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun sesama rekan kerja.
“Agar pada bulan Ramadan nanti, insyaallah diri kita benar-benar bersih dari dosa-dosa selama ini maupun kesalahan kepada sesama teman di kantor ini,” ujarnya.
Menurut Anang, tema yang diangkat tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mengandung dimensi sosial yang kuat. Salah satunya melalui gerakan infak yang digalakkan untuk mendukung percepatan pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Center.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini tengah aktif menggalang infak dari masing-masing perangkat daerah, dengan evaluasi rutin setiap hari Jumat. Progres pembangunan pun mulai terlihat dengan dilakukannya pembersihan lahan dan rencana pemancangan tiang yang dijadwalkan mulai pekan depan.
“Keberadaan infak ini sangat penting dalam rangka mempercepat realisasi pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Center tersebut,” jelasnya.
Di hadapan para tenaga kesehatan, Anang juga mengingatkan agar profesionalisme dan semangat pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga selama Ramadan. Ia menekankan bahwa libur bersama tidak boleh mengurangi kualitas layanan di puskesmas maupun rumah sakit.
Terlebih, kata dia, saat ini terdapat sejumlah isu strategis yang membutuhkan perhatian serius, seperti penonaktifan peserta BPJS serta potensi masuknya penyakit menular baru ke wilayah Provinsi Gorontalo.
“Bapak Ibu sebagai insan kesehatan, kita setiap hari bekerja untuk kemaslahatan masyarakat demi kesehatan rakyat Provinsi Gorontalo. Selama pelaksanaan Ramadan ini saya berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat kita untuk memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Anang berharap tausiyah yang disampaikan dapat menjadi pencerahan dan motivasi bagi seluruh pegawai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran, seraya berharap kebersamaan di bulan Ramadan semakin memperkuat semangat kerja, ibadah, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga Halalbihalal ini menjadi insight dan pencerahan bagi kita semua dalam menyikapi Ramadan, sehingga benar-benar membawa manfaat dan keberkahan,” pungkasnya.
Tim Redaksi
