HALMAHERA TENGAH | FaktaTimur.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menyatakan kesiapan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Sejumlah tahapan persiapan telah dimatangkan guna memastikan proses demokrasi desa berjalan tertib, aman, dan berkeadilan.
Seiring dengan itu, suhu politik di tingkat desa mulai bergerak. Di Desa Tilope, Kecamatan Weda Selatan, nama Yufen Moyau, S.IP mengemuka sebagai salah satu figur yang dinilai layak dan memiliki peluang kuat untuk maju sebagai calon Kepala Desa.
Yufen dikenal sebagai pemuda dengan latar belakang sosial dan budaya yang kuat. Kedekatannya dengan masyarakat, sikap rendah hati, serta kepedulian terhadap persoalan warga menjadi alasan utama munculnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat desa.
Sejumlah tokoh lokal menilai Yufen sebagai representasi pemimpin desa yang lahir dari rakyat. Ia dianggap memahami kondisi sosial masyarakat Tilope, sekaligus memiliki visi membangun desa tanpa pendekatan kekerasan dan konflik.
Dalam pandangannya, kepemimpinan bukanlah posisi kekuasaan, melainkan amanah pelayanan. Ia menegaskan bahwa pemimpin harus berada bersama rakyat, bekerja keras, dan berani mengambil tanggung jawab demi kepentingan bersama.
“Pemimpin itu berasal dari rakyat, bukan di atas rakyat. Karena itu, kepemimpinan harus dijalankan dengan hati nurani,” ujar Yufen dalam pernyataannya.
Prinsip tersebut sejalan dengan pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang menekankan bahwa pemimpin tidak boleh membawa rakyat ke dalam situasi yang melahirkan kekerasan dan penderitaan.
“Jangan membawa rakyat ke dalam kancah yang mengakibatkan kekerasan dan kesedihan. Pemimpin harus lahir dari hati,” sebagaimana pesan Bung Karno tentang kepemimpinan.
Bagi Yufen Moyau, kepemimpinan adalah bentuk pengabdian yang berakar pada nilai kerakyatan, kejujuran, dan tanggung jawab moral kepada Tuhan dan sesama manusia.
Dengan dinamika Pilkades yang mulai menghangat, kehadiran figur-figur muda seperti Yufen diharapkan dapat menghadirkan kompetisi yang sehat serta membuka ruang perubahan bagi pembangunan Desa Tilope ke depan.
Penulis : Bung Nuel
Editor : Tim Redaksi
