TERNATE – Polres Ternate merespons cepat video viral yang memperlihatkan aksi pembuangan bungkusan plastik berisi minuman keras (miras) ke laut saat kegiatan pemusnahan barang bukti di Pelabuhan Dufa-Dufa, Kota Ternate. Video tersebut menuai sorotan publik karena dinilai berdampak pada lingkungan, khususnya ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Ternate telah melakukan pemanggilan terhadap oknum personel Polri yang terlibat dalam aksi pembuangan bungkusan plastik ke laut. Dari hasil klarifikasi internal, Wakapolres Ternate memberikan nasihat dan pembinaan langsung kepada personel yang bersangkutan agar lebih bijak dan profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Wakapolres menegaskan bahwa setiap personel Polri wajib memahami dampak dari setiap tindakan yang dilakukan, terutama yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan kepentingan masyarakat luas. Ia juga menekankan pentingnya menjalankan prosedur pemusnahan barang bukti secara benar, aman, dan ramah lingkungan.
Melalui Kepala Seksi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, S.I.P., pihak kepolisian turut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang bermukim di sekitar Pelabuhan Dufa-Dufa, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh oknum personel tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas kejadian ini. Polres Ternate berkomitmen untuk menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi dan pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari,” ujar IPDA Sudirjo.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, Polres Ternate bersama masyarakat setempat melaksanakan aksi gotong royong membersihkan kawasan pantai dari sisa-sisa sampah plastik, termasuk bungkusan bekas miras serta sampah lain yang mencemari pesisir.
Kegiatan bersih pantai ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menilai langkah cepat Polres Ternate sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang responsif, terbuka terhadap kritik, dan peduli terhadap lingkungan serta kepentingan masyarakat.
IPDA Sudirjo juga mengimbau seluruh personel Polres Ternate agar menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran penting dalam pelaksanaan tugas ke depan. Setiap pengambilan keputusan di lapangan, khususnya dalam kegiatan pemusnahan barang bukti, harus mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial secara menyeluruh.
Polres Ternate menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme personel serta membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata yang selaras dengan prinsip Polri Presisi.
Tim Redaksi
