Makassar – Kami menerima dan mencermati keluhan sejumlah orang tua siswa terkait paket MBG (Makanan Bergizi) yang dibagikan di beberapa sekolah di Kota Makassar. Paket yang diterima siswa dinilai tidak mencerminkan standar makanan bergizi yang layak bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Program ini seharusnya menjadi upaya serius dalam mendukung kesehatan dan kecerdasan generasi muda. Namun apabila isi paket yang diberikan hanya sekadar formalitas tanpa memperhatikan keseimbangan gizi, kualitas bahan, dan kelayakan konsumsi, maka patut dipertanyakan komitmen serta pengawasan dari pihak penyelenggara.
Kami menegaskan:
Dinas terkait wajib memberikan klarifikasi terbuka mengenai standar menu, nilai gizi, serta besaran anggaran per siswa.
Harus ada transparansi penggunaan anggaran, agar tidak menimbulkan dugaan pengurangan kualitas atau penyimpangan.
Evaluasi menyeluruh dan audit independen perlu dilakukan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian dengan pedoman program.
Jangan sampai program yang menyangkut hak dasar anak justru menjadi proyek administratif tanpa kualitas nyata.
Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Memberikan makanan yang tidak sesuai standar gizi adalah bentuk kelalaian yang tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah Kota Makassar dan instansi terkait harus segera turun tangan, melakukan pengecekan lapangan, dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik.
Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan perbaikan nyata.
Penulis : hasrat
Editor : Tim Redaksi
