LABUAN BAJO – FAKTA TIMUR
Babinsa aktif mengawal penyaluran bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng kepada keluarga kurang mampu. Bantuan dari pemerintah ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga, didampingi Babinsa di tingkat desa/kelurahan untuk memastikan distribusi aman dan tepat sasaran. Selasa, 14/4/2026.
Tujuan pendampingan oleh Babinsa untuk menjamin bantuan disalurkan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Sasaran penerima adalah warga yang terdata di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang memenuhi kriteria ekonomi rendah.
Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.
Kepala Desa Jamaludin menyampaikan bahwa volume bantuan pangan pada tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Secara volume penerima bantuan pangan (PBP) tahun ini meningkat menjadi kurang lebih 491 penerima,” ujar Kades kepada media Fakta Timur.
Kepala Desa Macang Tanggar menjelaskan, secara keseluruhan total bantuan yang disalurkan di Macang Tanggar mencapai 9,8 ton beras dan 1.964 liter minyak goreng. Ia berharap program ini dapat membantu menekan angka kemiskinan serta stunting di wilayahnya.
Jamaludin menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang ditugaskan kepada BULOG.
“Program ini adalah penugasan pemerintah kepada Bulog untuk menyiapkan dan menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jumlah penerima bantuan di Desa Macang Tanggar meningkat dari 336 orang pada tahun 2025 menjadi 461 PBP pada tahun 2026. Peningkatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh.
Menurut Kades, program bantuan pangan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini masyarakat yang sebelumnya belum menerima bantuan, sekarang bisa merasakan.”
Penulis: Emanuel
