MAKASSAR – FAKTA TIMUR
Kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah. Seorang warga, Hasrat, tampil sebagai penggerak dalam penataan kawasan kanal yang kini berubah menjadi lebih aman, hijau, sekaligus produktif.

Berangkat dari kondisi kanal yang sebelumnya rawan dan kurang tertata, Hasrat bersama warga mulai melakukan pembenahan secara bertahap. Penataan dilakukan dengan menghadirkan pot-pot tanaman di sepanjang sisi kanal sebagai pengaman, guna mencegah risiko anak-anak terjatuh sekaligus memperindah lingkungan.

Tak berhenti di situ, inovasi lain turut dihadirkan dengan membangun tempat pemilahan sampah plastik. Langkah ini menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus menekan potensi pencemaran di kawasan tersebut.
Menariknya, kanal tersebut kini juga dimanfaatkan sebagai kolam pembesaran ikan. Pemanfaatan ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Konsep terpadu pun diterapkan melalui pendekatan “teba”, yakni pemanfaatan lahan secara menyeluruh. Kanal yang dulunya hanya berfungsi sebagai saluran air, kini berkembang menjadi ruang produktif yang menggabungkan unsur penghijauan, pengelolaan sampah, dan budidaya perikanan.
Hasrat menegaskan, inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap keselamatan warga dan kondisi lingkungan sekitar. Ia berharap, apa yang dilakukan bersama masyarakat dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Kami ingin kanal ini tidak hanya aman, tapi juga bermanfaat. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mendukung kebutuhan pangan, hingga membuka peluang ekonomi bagi warga,” ungkapnya.
Upaya ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain, khususnya kawasan pesisir, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan kolaborasi dan inovasi sederhana, lingkungan yang bersih, aman, dan berkelanjutan bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
Tim Redaksi
